Weeknotes 010 - hari anak perempuan

Biasalah. Tiap habis laporan "kerjaan lagi sedikit" mendadak kerjaannya jadi nambah banyak hahahha. Minggu ini saya puyeng karena mendadak ada tiga proyek sekaligus yang berjalan di waktu bersamaan, di luar pekerjaan rutin biasa. Semua proyek besar dan melibatkan banyak unit.
Kayaknya saya melewatkan hari Jumat dengan mental breakdown sesaat karena terlalu lelah dengan meeting dadakan dan harus kontak berbagai orang. Saya memang leaning to ekstrovert, tapi kalau harus berkontak tentang pekerjaan, yang ada malah capek.
Di akhir minggu, saya pulang dengan membawa pekerjaan yang masih menggantung semua. Saya lupakan semuanya karena ada hal yang sudah saya tunggu-tunggu sejak minggu lalu. Dan apakah ituuu? Tentu saja ketemu orang yang berharga untuk kegiatan yang menyenangkan!
main bareng setelah bertahun-tahun
Jadi saya punya dua adik perempuan. Satu sekandung, satu lagi lahir dari pernikahan kedua Ayah. Terakhir kali kami main bersama (bertiga) adalah tahun 2019, sebelum saya menikah. Maklum kota tempat tinggal sempat berbeda, kesibukan juga berbeda. Jadi, kemarin menjadi hari penting di mana kami bisa ketemuan!
Janjiannya sudah dari dua minggu yang lalu. Di minggu sebelumnya ternyata saya sakit dan adik perempuan saya yang satu pun sibuk, jadilah terlaksana minggu ini. Sebenarnya yang kami lakukan tidak istimewa; hanya makan, jalan, dan keliling mal. Malnya pun bukan mal yang aneh-aneh, hanya mal yang paling dekat dari rumah si bungsu.
But it's still special, karena sudah lama sekali nggak berjumpa. Meskipun ngobrol sedikit bingung karena kami memang tidak tumbuh bersama, tapi saya senang karena momen kemarin jadi momen baik untuk menyambungkan silaturahmi. Semoga selalu ada rezeki waktu dan tempat untuk berjumpa. Saya kerja karena pengen sering ketemu keluarga dengan nyaman seperti ini.
Karena mainnya hari Sabtu, hari Minggu saya punya waktu luang untuk santai. The perfect time, indeed. Tapi karena malamnya saya baru tidur pukul 1 pagi (karena nemenin Abang kelas online), saya jadi pusing dan baru bisa beraktivitas pukul 10 pagi. Hasilnya ya jadi malas-malasan nggak jelas. Seengganya saya berhasil beresin laundry dan seterika.
blessing in disguise
Pas lagi lihat-lihat barang di Oh! Some dengan adik saya kemarin, saya nggak sengaja jatuhin tester eyeshadow wkwkwk. Ada sedikit eyeshadow yang berceceran dan langsung saya bereskan, karena saya pikir toh palet testernya sudah kosong-kosong beberapa.
Eh, ternyata ada pramuniaga yang datang dan saya diminta membayar barang yang jatuh karena ada yang tercecer. Tapiii anehnya lagi, barang tersebut bisa saya bawa pulang. Loh? π€£ Mungkin karena barang yang saya jatuhkan adalah tester?
Bete sedikit karena merasa peraturannya aneh, tapi toh kan emang saya yang salah. Jadi ya sudah langsung saya bayar. Awalnya saya kesal karena membawa pulang barang yang tidak diniatkan saya beli. Tapi saat melihat barangnya... lho, warnanya ternyata cocok buat saya. Terus, poin plusnya, packagingnya lucu banget. Ya udah, saya jadi seneng deh ππ
Kalo ada yang berminat, bisa beli online di sini.

Produknya sendiri merek Cheerflor, produsen OEM yang kebetulan jadi vendornya Oh!Some. Jadi kayaknya gak ada merek tertentu. Desain packagingnya mengikuti style brand Tiongkok yang emang terkenal, Flowerknows. Jadi anggap aja ini dupe-nya.
Ini kalau Eyeshadownya habis juga gak rela buang sih... Saya nyari apakah ada produk lain selain eyeshadow, tapi kayaknya ada highlighter aja. Jadi pengen beli lipstik yang packagingnya kira-kira cocok sama packaging eyeshadow ini deh. Ada rekomendasi gak kira-kira merek apa? π«Άπ»
rencana minggu ini
Weekend makan saya agak di luar kontrol, alias makan roti manis dan puding manis. Saya bisa merasakan keinginan makan tepung meningkat, setelah minggu kemarin turun drastis begitu cut gula. Jadi, minggu besok waktunya mengurangi makan makanan manis lagi.
Kerja efisien, tepat waktu? minggu kemarin saya kayaknya banyak slacking off, sering lupa apa yang dikerjakan dan lupa balas pesan-pesan penting juga... part of it karena saya memang seringkali nggak sepenuh hati. Meskipun banyak hal yang bikin saya kepikiran, saya tetap harus memberikan yang terbaik. Waktunya pakai sistem pomodoro supaya nggak gampang terdistraksi.
Beli buah dan sayur karena jatah buah sayur mingguan sudah habis. Telepon Ayah karena sudah dua minggu nggak telepon. Beli Cabai untuk masak daging dan tidak lupa defrost saat malam hari. Tidak lupa hitung tagihan belanja. Balikin buku ke perpustakaan jangan lupa.
Proyek untuk diurus: survei, acara hari rabu, perencanaan acara desember, laporan kerja mingguan, kartu desember, kejar vendor untuk kalender.
Begitulah minggu ini, minggu yang memorable hanya di akhir minggu (haha). Tetap menulis walaupun hari lain uneventful, karena suatu saat saya bisa membaca lagi entri ini sambil tersenyum. Semoga.
Sampai minggu depan,
Mega