British Rose by The Body Shop (2016)



Produk yang saya kali ini adalah benda yang saya dapat untuk seserahan. Harga produk TBS edisi paket (bundling) biasanya lebih murah daripada beli satu per satu, makanya saya manfaatkan kesempatan kemarin untuk beli sekaligus sebagai seserahan.

Produk yang saya beli waktu itu terdiri dari Eau de Toilette, Body Butter, Shower Gel, dan Hand Cream. Sekarang, kenapa dong bahasnya cuma EDT saja? Jawabannya simpel: produk yang lain sudah habis, jadi tidak sempat terfoto - dan saya belum berminat repurchase. Hehehehe….

Rangkaian fragrance dan body care dari The Body Shop ini dirilis tahun 2016. Rangkaian produknya lengkap, meliputi shower gel, soap bar, instant glow body butter, instant glow body essence, body scrub, body yogurt, soft bath foam, shower gel, hand cream, sampai soft plumping mask. Nah tuh, ada yang ketinggalan nggak saking lengkapnya? 

Baru-baru ini, mereka juga mengeluarkan varian hand wash. Pokoknya, lengkap all head-to-toe, dari ujung kepala sampai ujung kaki. Tidak heran, mereka memilih bentuk Eau De Toilette sebagai jenis parfumnya, karena rangkaian produk tersebut memang saling mendukung. 

Review British Rose Eau De Toilette, by The Body Shop


The Body Shop pertama kali menjual produknya tahun 1976. Salah satu hal yang khas dari merek ini adalah kita dapat mengembalikan kemasan produk untuk didaur ulang. Pada awalnya, hal itu dibuat karena pemiliknya tidak memproduksi botol dalam jumlah besar. Sekarang, selain mendaur ulang kemasan, The Body Shop juga tidak mengetes produknya pada binatang dan senantiasa menggunakan bahan baku yang ramah lingkungan.

Botol dari EDT British Rose cukup simpel, dengan kapasitas 100ml. Bentuk botol ini identik dengan beberapa seri body care and fragrance lainnya, seperti Fuji Green Tea. Ukurannya cukup besar, tapi masih bisa muat dengan nyaman di tas kantor. Hanya saja karena dari kaca, harus cukup berhati-hati.

British Rose adalah wewangian yang sederhana. Dari namanya juga kita sudah tahu isinya apa - Mawar Inggris, dong. Klaim dari The Body Shop, mawar yang digunakan untuk produk ini berasal dari pedesaan Inggris dan ditumbuhkan secara organik tanpa pestisida. Jadi, aromanya dijamin segar dan kaya.

Aromanya sesuai dengan klaimnya. Mawarnya segar, berkesan “hijau”, seperti baru dipetik pada pagi hari sebelum matahari terbit. Setelah pemakaian, pelan-pelan aromanya akan menyatu dengan aroma tubuh sendiri. 

Karena badan saya cenderung warm yaa, aromanya jadi lebih velvety. Ada yang bilang kalau mereka mencium aroma citrus, tetapi saya nggak bisa menciumnya. Hanya aroma mawar yang linear, serta sedikit aroma sintetis alkohol. Di sisi lain, mawar di sini dikemas segar, mungkin karena campuran citrus itu.


Mawar, sebagai salah satu campuran tertua sepanjang sejarah parfum, sudah sangat banyak translasinya. Aroma mawar yang saya kenal dalam parfum biasanya beraroma powdery. Nggak heran banyak yang bilang kalau aroma mawar itu dewasa, anggun, atau cenderung “tua”. 

British Rose ini membawa aroma yang berbeda, karena cenderung ringan. Kesannya lebih muda, namun tetap elegan. Sekilas, aromanya lebih mirip parfum yang dicampurkan ke dalam skincare saking tipisnya. Kayak aroma body lotion tapi lebih mahalan dikit hahaha.

Saya yakin aroma seperti ini akan cocok dengan siapa saja. Mirip dengan lipstik berwarna nude, memakai EDT ini tidak akan menjadikan aroma tubuh kita mencolok. Seperti aroma tubuh sendiri, but better! :)

Sayangnya, daya tahannya tidak terlalu lama - paling lama tiga jam sebelum re-apply lagi. Wajar, karena EDT memang sebaiknya tidak dipakai ‘solo karir’ alias tanpa pendamping. Jadi, sebaiknya digunakan bersama dengan body care lainnya, seperti sabun dan body lotion.

Saya sendiri, karena produk yang lainnya sudah habis, sering menggunakan EDT ini untuk di-layer - dilapis dengan produk parfum lainnya. Karena aromanya yang segar, simpel dan linear, menjadikannya mudah dipadukan dengan aroma lainnya.

Karena aromanya ringan pula, parfum ini paling cocok untuk dipakai sehari-hari. Bisa untuk sekolah, kuliah, atau di kantor. Tidak mengganggu, tapi membuat aroma tubuh lebih menyenangkan. Kalau untuk pesta, sepertinya kurang cocok karena kurang wah.




British Rose

House: The Body Shop
Notes: Rose, Citrus
Sillage: Low. Aman untuk digunakan di kantor.
Longevity: Low. Gunakan dengan produk lain agar lebih tahan lama.
Suitable for: Office wear, daytime (dalam ruangan)

4 komentar

  1. Hai Kak Megaaaa!! Apa kabar? Senang sekali melihat Kak Mega kembali 🙈
    Aku langsung melipir ke sini setelah melihat kedatangan Kakak di blogku, sebab aku udah lama bolak-balik datang ke blog Kakak terutama TinyDolce tapi belum ada update, jadi senang sekali melihat Kak Mega akhirnya kembali 🤗 aku rindu Kakak!! Selamat datang kembali 😍♥️

    Anyway, EDT dari TBS sebenarnya wanginya enak-enak ya, aku pernah pakai yang Lily (lupa namanya apa) dan pernah membaui yang Strawberry juga (ini yang paling mainstream ya), cuma sayangnya memang cepat sekali hilang wanginya, 1-2jam aja udah hilang aromanya padahal harganya lumayan 😂 jadi, aku nggak pernah beli lagi huahahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang buah kayaknya banyak dipakai karena simple. kalau favorit aku adalah series yang gardenia, sakura itu lhoo. cuma emang Li, karena cepet ilang baunya, jadinya sayang aja kalau sering2 beli hi hi hi....

      Hapus
  2. aku suka wangi wanginya TBS ya, menurut aku semua enak enak, suka bingung kalau masuk ke storenya
    bawaannya pengen dibeli semua, tapi apa daya hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mbaaa, yang jadi pikiran buat aku kalau mau beli ya itu, wanginya nggak begitu tahan lamaaa jadinya mending beli yang lain 🤣🤣

      Hapus

Instagram

gentle sunday. Theme by STS.